Pemikiran Majelis Zikir Hasan Ma’shum tentang Tasawuf dan Responsnya terhadap Dunia Postmodern

  • Moh. Syihabuddin Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makhdum Ibrahim Tuban
Keywords: Sufism; Postmodern; habitus

Abstract

The article attempts to describe the thought of Hasan Ma’shum’s followers on Sufism along with their responses to the Postmodern world. Employing Bourdieu’s genetic structuralism analysis theory, the author creates a frame work analysis to reveal the phenomenon. This is a part of critical theories in Sociology which has been developed to overcome the problem of dichotomy between individual and society, agent and social structure, and freedom vis a vis determinism. The study finds that the followers of him are able to wisely respond to the Postmodern culture, which massively spread and unstoppably influence many aspects of social realms, without necessarily overreact and behave radically. Cultural capital, which shapes Hasan’s thought and views as the agent of sufism, has been a sort of habituation of their life to live as homo socious (social beings) and religious community. The cultural capital has generated a habitus within their selves and enabled them to gain knowledge of Sufism, and at the same time led them to wisely respond to the Postmodern reality.

References

Acemoglu, Daren dan James A. Robinson. Mengapa Negara Gagal: Awal Mula Kekuasaan, Kemakmuran, dan Kemiskinan. Jakarta: Elex Media Komputindo, 2014.
Akhtar, Shabir. Islam Agama Semua Zaman. Jakarta: Pustaka Zahra, 2002.
Awn, Peter J. Tragedi Setan: Iblis dalam Psikologi Sufi. Yogyakarta: Optimus, 2007.
Barker, Chris. Culture Studies: Praktik dan Teori. Yogyakarta: Kreasi Wacana, 2011.
Bauldillard, Jean. Birahi. Bentang: Yogyakarta, t.th.
Bungin, M. Burhan. Pornomedia: Sosiologi Media, Konstruksi Sosial Teknologi Telematika dan Perayaan Seks di Media Massa. Jakarta: Prenada Media, 2005.
Chittick, William C. Kosmologi Islam dan Dunia Modern. Bandung: Mizan, 2010.
Danesi, Marcel. Pesan, Tanda dan Makna. Yogyakarta: Jalasutra, 2010.
Haryatmoko. Dominasi Penuh Muslihat: Akar Kekerasan dan Diskriminasi. Jakarta: Gramedia, 2010.
Jīlānī, ‘Abd al-Qādir al-, Tenggelam dalam Lautan Hikmah Kekasih Allah. Yogyakarta: Diva Press, 2015.
Kennedy, Huhg. The Great Arab Conquests: Penaklukan Terbesar dalam Sejarah Islam yang Mengubah Dunia. Jakarta: Alfabeta, 2010.
Lings, Martin. Muhammad: Kisah Hidup Nabi Berdasarkan Sumber Klasik. Jakarta: Serambi, 2011.
Murata, Sachiko dan William C. Chittick. The Vision of Islam. Yogyakarta: Suluh Press, 2005.
Petras dan Veltmayer. Menelanjangi Globalisasi. Yogyakarta: Kreasi Wacana, 2014.
Piliang, Yasraf Amir. Agama dan Imajinasi: Bayang-bayang Tuhan. Bandung: Mizan, 2011.
-----. Semiotika dan Hipersemiotika: Kode, Gaya dan Matinya Makna. Bandung: Matahari, 2012.
Prasetyo, Eko. Astaghfirullah: Islam Jangan Dijual. Yogyakarta: Resist Book.
Rif’an, Bachrun dan Hasan Mud’is. Filsafat Tasawuf. Bandung: Pustaka Setia, 2010.
Ritzer, George. Teori Sosiologi: Dari Sosiologi Klasik sampai Perkembangan Terakhir Postmodern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2014.
Shah, Idries. Belajar dari Sufi: Psikologi dan Spiritual dalam Tasawuf. Bandung: Pustaka Hidayah, 2002.
Sirajuddin, Effendi. Nation in Trap: Menangkal Bunuh diri Negara dan Dunia tahun 2020. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.
Slouka, Mark. Ruang yang Hilang: Pandangan Humanis tentang Budaya Cyberspace yang Merisaukan. Bandung: Mizan, 1995.
Tabb, William K. Tabir Politik Globalisasi. Yogyakarta: Lafadl, 2003.
Tafsir. Ahmad. Kuliah-Kuliah Tasawuf, Sukardi (ed.). Bandung: Pustaka Hidayat, 2000.
Taftazānī, Al-. Sufi dari Zaman ke Zaman. Bandung: Pustaka Setia, 2003.
Treanor, Paul. Kebohongan Demokrasi. Yogyakarta: Istawa, 2001.
Zaprulkhan. Ilmu Tasawuf: Sebuah Kajian Tematik. Jakarta: Rajawali Press, 2016.

Wawancara dan Observasi
Penulis. Observasi, Surau Hasan Ma’shum, Sugihwaras, Tuban, 31 Agustus 2015.
Eko, Sumono. Sambutan pada Acara Konsolidasi Jemaah Hasan Ma’shum se-Jawa Timur, Sugihwaras, Tuban, 6 September 2015.
Jemaah Asal Kerek (tidak bersedia disebutkan namanya). Wawancara, Tuban, 6 September 2015.
Wahid, Abdul. Mauizah pada Pembukaan Musyawarah Petugas Reorganisasi Kepengurusan Hasan Ma’shum, Surau Hasan Ma’shum, Sugihwaras, Tuban, Senin, 31 Agustus 2015.
Amar, Andi L. Orasi Ilmiah Disampaikan pada Acara Hari Guru (Mursyid), Pondok Pesantren Sugihwaras, Tuban, 17 Januari 2010.
Sidayu, Zainuri. Mau’idzah pada Malam Tawajuh di H{ilqah Dzikir Pati Jawa Tengah, Pati, Maret 2016.
Kunifah, Siti. Wawancara. Tuban, Maret 2016.
Jannah, Siti Fatkhiyatul. Wawancara. Tuban, Maret 2016.
Hendro. Wawancara. Tuban, 4 Januari 2015.
Mutholib, Abdul. Wawancara. Tuban, 4 Januari 2015.
Anton. Wawancara. Jakarta, 7 Juli 2016.
Athourahman. Wawancara. Tuban, Juli 2016.
Sarman. Wawancara, Tuban, 6 Juli 2016.
Ikhwan (bukan nama asli). Wawancara, Tuban, September 2015.
Penulis. Observasi, Tuban, September 2015.
Alfian. Wawancara,. Sugihwaras, Tuban, 6 September 2015.
Sukisno. Wawancara. Tuban, 6 September 2015.
Sarman. Wawancara via Telefon, Jakarta, 18 April 2016.
Juwanto. Wawancara. Tuban, 21 April 2016.
Published
2018-12-10
How to Cite
Syihabuddin, M. (2018). Pemikiran Majelis Zikir Hasan Ma’shum tentang Tasawuf dan Responsnya terhadap Dunia Postmodern. Islamika Inside: Jurnal Keislaman Dan Humaniora, 4(2), 225-254. https://doi.org/10.35719/islamikainside.v4i2.51
Section
Articles